Minggu ini industri periklanan geger sampai salah platform periklanan online terbesar di dunia, Facebook secara resmi sampai membuat surat pernyataan dan menyewa 1 halaman di beberapa koran yang berisi kecaman terhadap apa yang dilakukan Apple dari berbagai 'angle', seperti 

 

Memberikan dampak terhadap UMKM Small Business, tentu saja karena kita yang walaupun kecil namun sudah bisa beriklan dengan murah di berbagai platform seperti Google, Facebook, Instagram, dll
Memberikan dampak terhadap UMKM Small Business, tentu saja karena kita yang walaupun kecil namun sudah bisa beriklan dengan murah di berbagai platform seperti Google, Facebook, Instagram, dll

 

Banyak sekali layanan yang bisa kita gunakan secara gratis di internet. yang sebenarnya ya tidak  benar-benar gratis, karena kita membayar semua itu dengan 'data' pribadi dan aktivitas kita di internet.
Banyak sekali layanan yang bisa kita gunakan secara gratis di internet. yang sebenarnya ya tidak  benar-benar gratis, karena kita membayar semua itu dengan 'data' pribadi dan aktivitas kita di internet.

 

Nah, bagi anda yang aktif menggunakan Iklan Facebook, apakah sudah mulai dapat pesan seperti ini di dashboard iklan?

 

 

Di update iOS 14 yan terbaru Apple memperketat urusan user privacy terutama pada bagian tracking oleh pihak ketiga.

 

Ke depan, hal ini tentu tidak akan berlaku di iOS saja, namun semua ekosistem Apple yang lain juga akan segera mengikuti seperti MacOS dan iPadOS.

 

Sebelumnya yuk kita mengingat ulang ilmu dasar tentang Pixel dan Cookies.

 

Pixel

Salah satu fitur paling powerful yang dimiliki Facebook adalah Pixel dimana kegunaannya adalah untuk menyimpan data user yang pernah berinteraksi dengan konten iklan dan juga aktivitas mereka di website kita.

 

2 Fungsi utama Pixel adalah untuk melakukan tracking dan retargeting. Tracking untuk mengetahui berbagai aktivitas yang dilakukan oleh user, sedangkan retargeting adalah iklan yang muncul kembali setelah bereka melakukan aktivitas tertentu, misal mengunjungi halaman website kita.

 

Data ini ada di dalam server Facebook.

 

Cookies

Sedangkan cookies menyimpan semua informasi user di browser mereka masing-masing. Sehingga Facebook bisa membaca dan mencocokan data yang ada di server dengan browser tersebut untuk kebutuhan preferensi iklan.

 

Mungkin 'Beberapa orang' mungkin merasa tidak nyaman adanya fitur ini, dimana mereka merasa privacy-nya terganggu.

 

Padahal sebenarnya rata-rata browser saat ini sudah memiliki fitur untuk mematikan fungsi Cookies, namun Apple tetap meluncurkan fitur ITP (Intelligent Tracking Prevention)

 

Fitur ini berlaku untuk semua 3rd party yang melakukan tracking via cookies browser dimana rata-rata platform periklanan online di dunia memanfaatkan fitur ini.

 

Penjelasan agak panjang tapi yang berhubungan dengan Facebook Ads, ITP ini akan melimit umur cookies kita maksimal hanya 7 hari.

 

Berarti data retargeting, exclude audience, lookalike Audience dll yang awalnya bisa sampai 180 - 360 hari ke belakang, sekarang hanya terbatas 7 hari saja. 😆

 

Untuk meminimalisir dampak dari hal ini anda bisa membaca beberapa hal yang disarankan oleh Facebook di artikel ini.

 

Kesimpulan

Tentu saja hal ini bisa menurunkan kualitas dari Pixel yang sudah kita miliki dan fungsi turunannya tidak se-powerful sebelumnya.

 

Hmm, konversi turun biaya naik 😅

 

anyway, untuk market Indonesia sih sebenarnya gak terlalu berpengaruh, karena kalau di lihat di audience insight, pengguna iOS di Indonesia hanya sekitar 10%

 

yang perlu kita tunggu itu apakah, Android dan OS yang lain bakal ikut-ikutan juga. Karena Apple ini seringnya jadi Trend Setter, awalnya di bully tapi kemudian diikuti.

 

Gabung ke channel Telegram BK untuk mendapatkan update informasi terkait produktifitas personal dan bisnis ya. Klik disini >> Telegram BK

Mengapa kamu juga harus sharing di forum ini? apa manfaatnya? cek disiini >>Story & Goal