Ada dua pendekatan dalam menjalani hidup..

  • Pertama, mengalir saja - ikuti kemana kehidupan membawa kita.
  • Kedua, direncanakan dan diatur sedemikian rupa. Mana pendekatan yang lebih baik? Mari kita bedah satu per satu.

 

Menjalani kehidupan secara mengalir adalah cara yang sangat baik untuk menikmati hidup. Kita tidak perlu tertekan dengan penetapan tujuan, berpikir untuk membuat rencana, evaluasi, monitoring dan sebagainya. Apapun yang datang pada kita, nikmati dan manfaatkan. 

 

Seperti yang dijalani sebagian besar tetangga di kampung saya dulu, pagi berangkat bertani, sore pulang, malam menikmati waktu bersama keluarga. Siapa yang tidak mau menjalani kehidupan semacam ini? Inilah sisi positif dari pendekatan pertama menjalani hidup: mengalir seperti air.

 

Namun, menjalani hidup semacam ini juga punya risiko. Karena kita mengikuti apapun yang datang, beberapa orang akan terombang-ambing hidupnya. Kita "dikendalikan" oleh lingkungan sekitar kita. Jangan heran bila akhirnya kita terdampar di tempat yang tidak kita inginkan.

 

Pendekatan kedua adalah merencanakan kehidupan kita. Kita meniatkan kemana kita ingin menuju, membuat rencana dengan mengidentifikasi sumberdaya yang kita miliki, dan berikhtiar semaksimal mungkin untuk mewujudkannya. Pendekatan ini membuat kita merasa lebih berdaya dalam "mengendalikan" kehidupan kita. Kita pun punya jalan untuk merealisasikan potensi yang kita miliki.

 

Sama seperti pendekatan pertama, pendekatan kedua ini juga punya risiko. Mulai dari hidup yang terlihat kaku sampai stress karena kehidupan berjalan tidak sesuai dengan rencana. Kehidupan yang dapat dijalankan dengan bahagia justru dijalani penuh dengan derita.

 

jadi kehidupan seperti apa yang anda pilih?

 

Darmawan Aji