Saat karyawan melakukan kesalahan, ada manager yang mengingatkan.

Saat manager melakukan kesalahan, ada anda sebagai Owner yang mengingatkan.

namun bagaimana kalau Anda yang posisinya sudah paling tinggi, 

Saat melakukan kesalahan, siapa yang mengingatkan?

 

Ada satu area yang berbahaya yaitu 'Comfort Zone'

Biasanya terjadi disaat semua kebutuhan dasar kita tercukupi

tidak menemui cobaan yang berat dan belum ada gairah untuk mengejar goal.

Keadaan seperti ini berlangsung cukup lama, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

 

Tanpa terasa menjadi habit yang tidak hanya berpengaruh terhadap perkembangan bisnis, namun juga menjalar ke seluruh aspek kehidupan kita yang lain.

 

So bagaimana cara keluar dari area ini?

 

menurut sedikit pengalaman saya ada 3 cara ampuh untuk keluar dari zona ini

 

Pertama, Challenge Yourself

Buat komitmen dan tegas terhadap diri sendiri,

Perjelas target yang ingin dicapai, berapa nilainya dan kapan ingin dicapai?

bulai buat milestonenya, tentukan berbagai aktifitas untuk mencapai goal tersebut

pasang punishment saat komitmen aktifitas tersebut tidak kamu jalankan.

 

Kedua, Find A Mentor

Cari mentor, orang yang lebih berpengalaman dibidangmu yang kehidupannya minimal 10x lipat lebih hebat darimu.

 

Takutnya kalau hanya 2-3x lebih hebat, biasanya hanya seperti orang buta yang menuntun orang buta.

 

Temukan dia, tarik perhatiannya...

Ungkapkan Goalmu dan buktikan kamu serius mengerjakan setiap arahannya.

 

Ketiga, Create A Mastermind Group

I know... tidak mudah mencari mentor dan sometime memang butuh waktu, apalagi dengan kriteria di atas, belum lagi yang visi dan misi yang cocok denganmu. 

 

Dan yang terpenting adalah beliau mau atau tidak... 😁

 

Saran yang ketiga adalah buat mastermind group yang terdiri antara 5-10 orang dengan level bisnis yang kurang lebih sama.

 

Buat pertemuan 1-2x setiap bulan,

masing-masing orang sharing goal, strateginya dan aktivitasnya.

sehingga disini ada yang bisa bisa saling mengingatkan antar pemilik usaha.

 

Kata kuncinya adalah accountability.

Tahu dimana posisi kita sekarang, tahu kemana arah tujuan kita,

dan ada partner yang terus membantu mengingatkan dalam prosesnya.

 

Cara ini sebenarnya tidak hanya untuk urusan bisnis, namun juga aspek hidup kita lainnya seperti kehidupan pribadi,  spiritual maupun family. 

 

Tidak menutup kemungkinan mentoriing dan mastermind juga bisa mengakomodir semuanya.

 

Orang beruntung adalah yang hari ini lebih baik daripada kemarin,

orang yang merugi dimana hari ini sama dengan kemarin,

dan orang yang celaka dimana hari ini lebih buruk dari kemarin.

 

Gabung ke channel Telegram BK untuk mendapatkan update informasi terkait produktifitas personal dan bisnis ya. Klik disini >> https://swiy.io/bkc

Punya ilmu dan ingin sharing disini juga 
silahkan join disini >> https://forum.berhentikerja.com/signup